Kader Pekon Gadingrejo Antarkan Langsung PMT Balita Stunting ke Rumah Warga

07 Mei 2026
DIAS BAYU DANUARTA
Dibaca 4 Kali
Kader Pekon Gadingrejo Antarkan Langsung PMT Balita Stunting ke Rumah Warga

Kader Pekon Gadingrejo Antarkan Langsung PMT Balita Stunting ke Rumah Warga

GADINGREJO – Memasuki hari kedua pelaksanaan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita Stunting, Pemerintah Pekon Gadingrejo menerapkan strategi "jemput bola". Pada hari Selasa, 05 Mei 2026, paket gizi yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap 1 Tahun Anggaran 2026 ini tidak lagi dibagikan secara terpusat di Balai Pekon, melainkan diantarkan langsung oleh para kader kesehatan ke rumah-rumah balita sasaran.

Inovasi metode penyaluran ini bertujuan untuk memastikan bantuan nutrisi tepat sasaran, sekaligus menjadi sarana bagi kader untuk memantau langsung kondisi lingkungan dan pola asuh anak di rumah masing-masing.

Pendekatan Personal dan Pemantauan Langsung

Sejak pagi hari, para kader kesehatan yang terbagi dalam beberapa tim mulai bergerak menyisir setiap dusun di wilayah Pekon Gadingrejo. Dengan membawa paket makanan tambahan yang terdiri dari sumber protein hewani, susu, dan pangan bergizi lainnya, para kader mendatangi satu per satu rumah keluarga balita yang terindikasi stunting.

Metode pengantaran langsung ini dinilai lebih efektif karena memberikan ruang bagi adanya dialog interaktif antara kader dan orang tua balita.

"Dengan datang langsung ke rumah, kami bisa melihat bagaimana lingkungan tempat tinggal anak dan memberikan edukasi yang lebih personal kepada orang tua mengenai cara penyajian makanan tambahan ini. Kami ingin memastikan makanan ini benar-benar dikonsumsi oleh balita yang bersangkutan," ujar salah satu koordinator kader kesehatan Pekon Gadingrejo.

Komitmen Pemerintah Pekon Gadingrejo

Kepala Pekon Gadingrejo menyatakan bahwa pengalokasian Dana Desa Tahap 1 Tahun 2026 untuk program PMT ini adalah langkah krusial dalam investasi jangka panjang desa. Menurut beliau, efektivitas program tidak hanya diukur dari banyaknya bantuan yang keluar, tetapi dari sejauh mana perubahan positif pada tinggi dan berat badan anak.

"Hari kedua ini sengaja kita instruksikan kader untuk turun langsung. Selain memudahkan warga yang mungkin berhalangan hadir ke balai, ini adalah bentuk kepedulian nyata pemerintah pekon. Kita ingin memastikan tidak ada satu pun balita stunting yang terlewat dari intervensi gizi ini," tegasnya.

Edukasi Gizi di Meja Makan Keluarga

Sembari menyerahkan paket PMT, para kader juga melakukan pengecekan kesehatan singkat dan memberikan arahan praktis mengenai kebersihan pangan. Orang tua diingatkan kembali untuk konsisten memberikan makanan tambahan tersebut dan tetap menjaga pola makan seimbang di luar paket yang diberikan.

Antusiasme warga terlihat jelas menyambut kedatangan para kader. Banyak orang tua merasa terbantu dengan metode ini karena mereka tetap bisa menjalankan aktivitas di rumah sambil mendapatkan arahan langsung dari para ahli kesehatan desa.

Pemerintah Pekon Gadingrejo berharap, melalui konsistensi program PMT dan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat seperti ini, angka stunting di pekon dapat ditekan secara signifikan menuju target "Zero Stunting".